Senin, 31 Oktober 2016

Menteri Koperasi dan UKM: Perkuat Ranah Digital, Tingkatkan Mutu Produk

Kementrian Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menghimbau untuk memperkuat ranah digital serta meningkatkan kualitas serta produktifitas produk UKM, sehingga permintaan dari luar negeri terpenuhi.
“Hingga saat ini, banyak permintaan dari luar negeri, tapi UKM ki
Menteri Koperasi dan UKM: Perkuat Ranah Digital, Tingkatkan Mutu Produk
ta belum bisa menyiapkan jumlahnya,” tutur Menteri Puspayoga.
Hal tersebut ia sampaikan pada launching Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UKM (PLUT-KUKM) di Subang, Jawa Barat. Sebelumnya, launching PLUT-KUKM telah sukses digelar di Kalimantan dan Cianjur.
Dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga yang didampingi oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Ir. Yuana Sutyowati Barnas, M.M menambahkan bahwa selain kualitas dan produktifitas, packaging harus benar-benar ditingkatkan, sehingga dapat bersaing di pasar international sebagaimana Jepang. Jepang dinilainya dapat menampikan produk biasa dengan packaging yang bagus, sehingga produknya dapat bersaing.
“Masyarakat UKM kita yang sudah online 1,5 juta. Dengan adanya kampung UKM digital ini menentukan daya saing kita ke depan, jika online system ini bisa berjalan dengan baik, secra otomatis ekonomi kita akan meningkat.”
Di samping online, penggarapan di ranah offline tetaplah penting. Menurut Puspayoga, tidak semua pelaku ekonomi kita harus berpindah ke online. “Seperti Mall, dia punya pasar sendiri. Nah, pasar tradisional pun begitu. Jadi target online system itu yang kecil dan menengah,” tambahnya.
Program yang telah disahkan lewat MoU PT Telkom tbk dengan Kementrian Koperasi dan UKM 25 Mei 2016 di Yogyakarta ini diapresiasi oleh banyak pihak. Pada kesempatan itu, selain berterimakasih atas fasilitas PLUT-KUKM ini, Plt Kabupaten Subang, Hj. Imas Aryumningsih juga menyapaikan bahwa PLUT ini sangat representatif dan menunjang, terutama bagi turis luar maupun dalam negeri yang menginginkan oleh-oleh dengan harga murah. Imas pun yakin, PLUT dapat memicu dan memotivasi para UKM sehingga produknya bisa dipasarkan dan dikenal orang.
Selain 5 konsultan permanen yang bertugas mendampingi para UKM, PLUT-KUKM Subang memiliki beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh koperasi dan UMKM di antaranya ruang konsultasi dan tempat berbagai pelatihan, perpustakaan, broadband center, serta ruang pameran dan galerry.
Batik Nanas, Kerajinan dari kayu, terutama lukisan, home industri berupa kuliner
Direktur utama PT. Telkom Tbk. Deputy Executive vice President telkom regional iii Muhamad Hamdan berharap, semoga dengan berdirinya Kampung-kampung UKM digital ini dapat menjawab tiga akses yang kerap menjadi permasalahan utama para UKM, yakni akses permodalan, akses pasar, dan akses kompetensi.
“Tentu program dan pendirian PLUT-KUKM ini perlu didukung oleh akademisi, pelaku bisnis sendiri, Community Volunter,fokus dan kepedulian dari Goverment, serta media,”

sumber: http://www.majalahexcellent.com/artikel/804/menteri-koperasi-dan-ukm:-perkuat-ranah-digital,-tingkatkan-mutu-produk

Sabtu, 29 Oktober 2016

Hadiri juga TALKSHOW pada hari MINGGU, 30 Okt 2016, jam 14.30 - 15.30

Hallo Pasarindoers!

Salam UKM Indonesia Bangkit
Itulah juga salam kami di Jakarta StartUp Week, 28-30 Okt 2016 di MOI Kelapa Gading, Lantai LG.

Temukan booth PASARINDO.COM disana, tanya langsung kepada FOUNDER nya, dan bagikan manfaat PASARINDO selama ini untuk Anda.

Hadiri juga TALKSHOW pada hari MINGGU, 30 Okt 2016, jam 14.30 - 15.30


Dapatkan hadiah EXCLUSIVE, baju keren PASARINDO untuk Anda.

Kami tunggu ya

Founder,
Fanky Christian

Sabtu, 01 Oktober 2016

Winning in the Digital Era - 30 Sep 2016

Bank Sahabat Sampoerna (BSS) kembali menyelenggarakan Startup Forum dengan para pembicara kali ini adalah Puspita Zorawar (Pakar Hukum Capital, Managing Partner Excellencia Indonesia) dan Andry Salim (Penulis Buku Internet Millionare, VP OnStore.co.id).
Bertempat di SAM WOK di area LG dari Gedung Sampoerna Strategic, sekitar 40 orang berkumpul mendengarkan sharing dari para pembicara.
Acara dibuka oleh Direktur BSS Ong Tek Tjian yang dengan setia mengawal kegiatan ini dari awal.
'Setiap minggunya selalu ada peserta baru yang ikut BSS Startup Forum ini', demikian ujar Ong Tek Tjian. Kemudian para peserta saling memperkenalkan diri.
Kegiatan ini juga didukung oleh Asosiasi Pengusaha Online Indonesia (APOI), Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) yang secara rutin terus mengajak para anggotanya untuk hadir dan memberikan informasi mengenai produk dan jasa yang ditawarkan oleh startup miliknya masing-masing.

Dalam kesempatan ini juga hadir Siriwan Aramsewong (Yelly) yang merupakan Business Development dan PMO Director untuk produk SOBATKU. Produk paling anyar dari Bank Sahabat Sampoerna ini sedang digodok dan dipersiapkan untuk di-launching di awal tahun 2017.
Produk ini akan merupakan jawaban bagi UKM Indonesia yang selama ini dibina oleh Bank Sahabat Sampoerna.



Dalam sesi pertama, Puspita Zorawar menyampaikan materi menjadi pemenang dalam era digital (Winning in Digital Era) dari konteks sumber daya manusia.
Ini yang tidak pernah bisa kita lupakan, termasuk oleh para startup kita, ujarnya singkat.
Presentasi membius para peserta yang datang dengan cara pembicara yang lugas dan menarik.



Sesi kedua dibawakan oleh Andry Salim, yang telah lama berkecimpung dalam dunia Internet Marketing dan telah sukses menerbitkan buku "Internet Millionare" di tahun 2014.
Sekarang ini, beliau adalah co-founder dari social commerce Onstore.co.id. Dijelaskan dengan gamblang perbedaan dari Onstore.co.id yang membidik segmen social commerce, e-commerce bagi komunitas. Dan ini juga merupakan solusi yang baik bagi para UKM Indonesia, yang sekarang ini hampir terjebak 'perang harga' diantara para pemain marketplace yang ada.
Acara ini ditutup jam 21.00 WIB dan kami semua merasakan manfaat dari sharing session yang selalu dilakukan oleh Bank Sahabat Sampoerna ini. Nantikan kami dalam BSS Startup Forum minggu selanjutnya.