Senin, 08 Agustus 2016

DIGITALISASI USAHA MIKRO (DIGI-UM)

"Digitalization is the use of digital technologies to change a business model and provide new revenue and value-producing opportunities; it is the process of moving to a digital business. "
Gartner IT Glosary

Itu adalah pengertian dari DIGITALISASI. Penggunaan teknologi digital untuk merubah model bisnis, menyediakan pendapatan baru, peningkatan value, dan merupakan proses ke bisnis digital.

Lalu, apakah hal ini mudah apabila kita terapkan untuk USAHA MIKRO.

Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) :

Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini. Kriteria asset: Maks. 50 Juta, kriteria Omzet: Maks. 300 juta rupiah.

Nah, yang menarik, mengapa ini yang dibidik ??

Ini adalah segmen terbesar yang ada di negara kita. Total UMKM tercatat mencapai 60 juta UMKM yang ada di Indonesia saat ini. Dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai 250juta, maka nilai ini masih kurang dan dibawah 30%.

Sedangkan pengguna Internet saja saat ini mencapai 88 juta, mencapai 35% dari total populasi Indonesia. Luar biasa perkembangan pengguna Internet dalam kurun 10 tahun terakhir.

Dan berdasarkan data terakhir, hanya 10% dari 60juta UMKM yang telah melek teknologi, atau menggunakan teknologi digital. Artinya hanya 6juta UMKM saja yang telah menggunakan teknologi dalam proses dan usaha mereka.

Ini sebuah tantangan besar bagi kita semua, untuk terus meningkatkan UMKM agar bisa menggunakan teknologi digital. Oleh karena itulah, APKOMINDO sebagai kumpulan para pengusaha komputer se-Indonesia tertantang untuk ikut membangun Indonesia dengan menggunakan DIGITALISASI USAHA MIKRO.

Dengan mengoptimalkan potensi anggotanya, yang terdiri dari pengusaha komputer , baik hardware, software hingga aplikasi mobile, untuk membangun UMKM Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar