Sabtu, 30 Januari 2016

Mari dukung StartUp Nasional Indonesia

Sepanjang 2015, istilah ini menjadi semakin akrab di telinga kita "Startup". 

Apakah startup itu? Startup adalah perusahaan baru, bisa kecil, bisa besar, umumnya kecil, dan siap dikembangkan. Startup umumnya dikaitkan dengan teknologi, maka perusahaan startup berarti perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Ada beberapa kriteria startup, diantaranya : 
  • usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • pendapatan dibawah 1 Milyar setahun
  • masih dalam tahap pengembangan
  • umumnya beroperasi melalui website / Internet / aplikasi
Nah, mengapa sepanjang 2015 banyak startup bermunculan ? Karena semakin banyak orang Indonesia yang melek teknologi, mereka menemukan pola dan cara baru mengeksplorasi berbagai hal dengan teknologi. Dan disinilah bermunculan berbagai ide. Ide ini kemudian mereka kembangkan aplikasi. Aplikasi ini dipasang di Internet, website, bahkan dikembangkan aplikasi native nya. Jadilah startup, yang mencari bentuk dan market. 
Mengapa Indonesia punya potensi besar mengembangkan startup ? 
Harus diakui, Indonesia adalah market yang besar, mungkin sangat besar. Oleh karena itu, potensi market ini menjadi bidikan dari banyak investor asing. Dengan RPP e-Commerce yang baru, dimana peluang 100% kepemilikan asing, ini cukup mengerikan. Karena artinya market Indonesia bisa dikuasai pemain asing. Oleh karena itu, kita harus mampu mengembangkan bisnis ini, usaha di bidang teknologi, khususnya Startup. Memang kita akui, kita akan sangat sulit bersaing dengan China, Amerika, Eropa yang menguasai banyak industri terkait hardware. Yang bisa kita lakukan adalah mengembangkan aplikasi, software, platform aplikasi yang bisa digunakan di atas hardware. Dengan market yang besar, maka kita percaya, dengan kemampuan kita maka kita bisa membuat banyak perusahaan baru, yang berbasis teknologi, yang menggunakan mungkin hardware dari negara lain, tapi menjalankan aplikasi yang berbasis kekuatan Indonesia. Inilah Startup Nasional Indonesia. 
Startup yang dibangun oleh putra-putri Indonesia, mengembangkan aplikasi, software, platform, untuk market Indonesia (dan mungkin dunia), dengan tujuan untuk memajukan industri, ekonomi Indonesia. Ini yang harus kita dukung.
Mari kita dukung Startup Nasional Indonesia !!

Minggu, 24 Januari 2016

Kemana target pasar kita ?

Dalam buku terbaru dari Markplus, yang berjudul Marketing in challenging time, salah satu pembahasan awal terkait dengan pasar / market yang menjadi analisa.

Untuk kita para pemain UKM yang menggunakan media Internet, maka harus memperhatikan Youth - Woman - Netizen.

Yang pertama adalah Youth, Golongan muda, anak muda. Para golongan muda ini memiliki nilai yang secara umum yaitu naif, dan idealis. Tidak heran, banyak golongan muda yang melakukan apapun untuk yang diinginkannya. Kalangan muda Indonesia juga cenderung ingin dianggap sukses.
Maka banyak golongan muda memanfaatkan solusi apapun yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan produk , solusi terbaik dengan lebih cepat dan mudah. Bukan melulu murah.
Kaum muda juga memiliki kesadaran tinggi dalam personal branding, oleh karena itu existensi mereka sangat mereka perhitungan kan. Golongan muda yang ingin informasi cepat tentu akan sangat mengandalkan internet dan sosial media di dalamnya. Satu lagi yang menarik, adalah mereka sangat memperhatikan hobi mereka. Hobi yang menggambarkan karakter pribadi mereka. Berikutnya lagi, mereka juga mulai memperhatikan kesehatan.

Jadi, untuk produk yang membidik pasar anak muda, perhatikan lah hal-hal diatas. Yaitu, mendukung image anak muda, sesuai dengan hobi dan ketertarikan mereka, terkait dengan kesehatan anak muda.

Berikutnya , Women, wanita. Di Indonesia, wanita memiliki peranan penting. Dalam 87.1% perempuan perkotaan Indonesia, bertindak sebagai CFO dari sebuah keluarga. Dan 74% dari wanita menikah menyatakan akan bertanggung jawab mengelola keuangan keluarga mereka. Oleh sebab itu, keputusan pembelian wanita menjadi sangat penting.
Namun hal ini tidak semata atas keputusan mereka sendiri , seringkali keputusan pembelian cenderung meminta pertimbangan dari lingkungan sekitar, mulai dari keluarga dan teman-temannya.
Dalam tahun ini, dimana mungkin ada krisis, maka wanita Indonesia berusaha tetap menjaga Lifestyle dan mengalokasikan dana lebih kepada investasi. Wanita indonesia juga sangat ingin memiliki penghasilan yang tinggi tetapi tetap memiliki teman banyak, oleh sebab itu, mereka sangat aktif di sosial media.

Wanita Indonesia juga sadar akan kualitas, dan respon terhadap dirinya. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan apakah efek positif dari produk dan solusi yang ditawarkan kepadanya. Ada 3 hal yang terus dibicarakan diantara wanita, yaitu makanan yang mereka masak atau makan, aktifitas pribadi, dan keluarga mereka.

Berikutnya adalah Netizen, golongan yang sangat akrab dengan internet dan informasi dari internet . Netizen selalu membuka diri, menemukan fakta baru, dan selalu melakukan pengecekan ulang. Netizen juga membutuhkan solusi yang cepat, praktis dan mudah digunakan. Mereka akan sangat bergantung kepada mobile apps , dan 94.9% mereka mengakses internet dari smartphone mereka.

Netizen memiliki pengaruh besar dalam komentar dan review. Dan mereka bisa membentuk opini masyarakat dengan cepat. Sebagian besar kegiatan Netizen ini berfokus kepada media sosial (93%), Chatting (59%), download dan online games.
Dis inilah juga peran Pasarindo, yaitu terkait online shopping. Sebagian besar online shopping masih tekait pakaian (59%), sepatu (32.63%), tas (26.3%), tiket pesawat (13.9%), dan kosmetik (12.7%).

Nah, sudah jelas khan kemana market Anda tahun ini ?